Penelitian ini mengkaji representasi nihilisme eksistensial dan nihilisme kosmik dalam video musik Planetarium karya Jirapah melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya representasi tema nihilistik dalam budaya populer audiovisual sebagai respons terhadap krisis makna dalam masyarakat kontemporer yang dipengaruhi globalisasi dan disrupsi teknologi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi serta menjelaskan bagaimana elemen visual membentuk makna nihilistik melalui lapisan denotasi, konotasi, dan mitos. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika Roland Barthes. Unit analisis berupa scene yang mencakup komposisi visual, sinematografi, warna, gestur, kostum, dan elemen pendukung lainnya. Dari 15 adegan kandidat, dipilih 6 adegan berdasarkan kriteria kemunculan tanda nihilisme, signifikansi naratif, dan relevansi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi nihilisme direpresentasikan melalui empat tahapan visual, yaitu pencarian makna, fragmentasi identitas, keterasingan eksistensial, dan peluruhan eksistensi. Adegan-adegan tersebut memperlihatkan krisis makna berkelanjutan, ketidakstabilan identitas, serta alienasi yang tidak teratasi oleh perubahan ruang. Selain itu, nihilisme kosmik direpresentasikan melalui simbolisasi kefanaan manusia dan absennya makna yang bersifat sentral dalam kosmos yang impersonal. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa makna nihilistik dibangun melalui relasi visual dan lirik yang simbolik, repetitif, dan metaforis, sehingga video musik Planetarium merepresentasikan krisis eksistensial manusia modern dalam budaya audiovisual. Penelitian ini menegaskan bahwa semiotika Barthes memungkinkan pembacaan tanda visual secara mendalam dalam studi budaya populer dan komunikasi visual kontemporer. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian komunikasi visual, studi budaya populer, serta pemahaman tentang bagaimana ideologi makna nihilistik dikonstruksi dan direpresentasikan dalam media audiovisual kontemporer di Indonesia secara akademis yang relevan bagi kemajuan pengembangan akademik.
Copyrights © 2026