Ruminansia merupakan kelompok hewan pemamah biak yang memiliki sistem pencernaan dengan rumen sebagai tempat fermentasi mikroorganisme yang rentan mengalami ketersediaan pencernaan akibat pakan hijauan yang rendah pada musim kemarau, yang menyebabkan gangguan rumen seperti penurunan tonus lambung. Solusi berupa fermentasi hijau lokal yang dapat memicu diare dan toksik ringan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan ampas tahu dengan penambahan dedak padi dan fermentasi daun lamtoro pada biskuit ruminansia, proses pembuatan biskuit pakan fermentasi ampas tahu dengan penambahan dedak padi dan fermentasi daun lamtoro serta pengaruh pakan biskuit terhadap kualitas pencernaan dan produktivitas pada hewan ruminansia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan uji palatabilitas, uji kadar air, uji daya serap air, dan uji densitas. Percobaan dilakukan pada tiga ekor kambing dengan kambing A diberi pakan rumput 600 gram/hari, kambing B diberi tambahan pakan biskuit dengan berat 120 gram/hari, kambing C diberi tambahan pakan biskuit dengan berat 240 gram/hari. Data dianalisis dengan menggunakan uji anova untuk mengetahui perbedaan dari tiap variabelnya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecernaan dan perbaikan mikroflora rumen yang ditandai dengan peningkatan kecernaan kering senilai 70,67% dan meningkat secara signifikan setelah dilakukan uji anova dengan p-value sebesar 0,360.
Copyrights © 2026