Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur berita dan nilai berita dalam pembelajaran menulis berita mahasiswa berbasis kecerdasan artifisial (AI) pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Teknokrat Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi terhadap sepuluh teks berita mahasiswa yang disusun dengan bantuan AI generatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural penulisan berita mahasiswa telah memenuhi kaidah straight news dan unsur berita 5W+1H dengan cukup baik, terutama pada aspek perumusan peristiwa, kronologi, serta kelengkapan informasi faktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI berkontribusi positif dalam membantu mahasiswa menguasai bentuk dan struktur teks berita. Namun, dari sisi nilai berita, kualitas teks masih menunjukkan kelemahan yang relatif konsisten, khususnya pada aspek human interest, keunikan, dan konflik. Mayoritas berita cenderung bersifat aman, normatif, dan deskriptif, sehingga belum sepenuhnya menghadirkan makna sosial dan daya gugah bagi pembaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI efektif sebagai alat bantu teknis penulisan berita, tetapi belum mampu membentuk news sense dan kepekaan jurnalistik mahasiswa. Oleh karena itu, pembelajaran menulis berita berbasis AI perlu diarahkan secara pedagogis untuk menyeimbangkan penguasaan struktur dengan penguatan nilai berita dan refleksi kritis terhadap realitas sosial.Kata Kunci: Berita; Bahasa Indonesia; Unsur; Nilai; Kecerdasan buatanPenelitian ini bertujuan menganalisis unsur berita dan nilai berita dalam pembelajaran menulis berita mahasiswa berbasis kecerdasan artifisial (AI) pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Teknokrat Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi terhadap sepuluh teks berita mahasiswa yang disusun dengan bantuan AI generatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural penulisan berita mahasiswa telah memenuhi kaidah straight news dan unsur berita 5W+1H dengan cukup baik, terutama pada aspek perumusan peristiwa, kronologi, serta kelengkapan informasi faktual. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI berkontribusi positif dalam membantu mahasiswa menguasai bentuk dan struktur teks berita. Namun, dari sisi nilai berita, kualitas teks masih menunjukkan kelemahan yang relatif konsisten, khususnya pada aspek human interest, keunikan, dan konflik. Mayoritas berita cenderung bersifat aman, normatif, dan deskriptif, sehingga belum sepenuhnya menghadirkan makna sosial dan daya gugah bagi pembaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI efektif sebagai alat bantu teknis penulisan berita, tetapi belum mampu membentuk news sense dan kepekaan jurnalistik mahasiswa. Oleh karena itu, pembelajaran menulis berita berbasis AI perlu diarahkan secara pedagogis untuk menyeimbangkan penguasaan struktur dengan penguatan nilai berita dan refleksi kritis terhadap realitas sosial.Kata Kunci: Berita; Bahasa Indonesia; Unsur; Nilai; Kecerdasan buatan
Copyrights © 2026