Penelitian ini menganalisis pencarian jati diri tokoh utama dalam novel Semusim, Semusim Lagi karya Andina Dwifatma melalui lensa identitas naratif Paul Ricoeur. Rumusan masalah mencakup bagaimana narasi novel menggambarkan interaksi idem (identitas tetap) dan ipse (identitas dinamis) serta penjelasan teori Ricoeur terhadap dinamika tersebut. Metode kualitatif deskriptif-interpretatif dengan pendekatan hermeneutika filosofis Ricoeur yang digunakan, meliputi tiga tahap: simbolik (identifikasi elemen naratif seperti surat misterius), pemberian makna (konflik batin dan trauma keluarga), serta filosofis (rekonstruksi koherensi diri). Tujuan penelitian adalah mengungkap proses terbentuknya identitas melalui struktur temporal "semusim". Hasil menunjukkan bahwa narasi novel berhasil memediasi idem berbasis trauma keluarga menjadi ipse adaptif melalui refleksi moral dan ketenagakerjaan, menghasilkan wawasan baru tentang krisis identitas remaja urban Indonesia kontemporer.
Copyrights © 2026