Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi kohesi gramatikal serta kohesi leksikal dalam cerpen Cinta Tak Ada Mati karya Eka Kurniawan. Analisis difokuskan pada cara berbagai unsur kohesi bekerja untuk membangun kepaduan makna dan kesinambungan naratif. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap tiga puluh data kutipan yang diambil dari teks cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesi gramatikal muncul melalui penggunaan konjungsi aditif, temporal, kausal, dan adversatif, serta bentuk elipsis, referensi, dan substitusi. Unsur-unsur tersebut berfungsi menghubungkan antarkalimat secara logis, memperjelas hubungan makna, dan mempertahankan alur cerita yang koheren. Sementara itu, kohesi leksikal tampak melalui repetisi, sinonimi, dan asosiasi makna yang menciptakan kesatuan tematik serta memperkuat nuansa emosional cerita. Repetisi kata-kata yang berkaitan dengan suasana seperti hujan dan sepi menjadi penanda simbolik yang mendukung atmosfer kesedihan dan keteguhan cinta. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kohesi dalam cerpen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pembangun struktur wacana, tetapi juga sebagai perangkat artistik yang memperkaya gaya penceritaan. Temuan ini diharapkan memberi kontribusi bagi kajian linguistik teks dan stilistika sastra Indonesia.kualitatif deskriptif
Copyrights © 2026