Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026

UJARAN KEBENCIAN DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK JULIA PRASTINI

Riska Erliyanti (Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Galuh)
Hendaryan Hendaryan (Unknown)
Herdiana Herdiana (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini berjudul “Ujaran Kebencian dalam Kolom Komentar TikTok Julia Prastini (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Debat)”. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik ujaran kebencian yang terdapat dalam kolom komentar TikTok terkait kasus Julia Prastini dan (2) mendeskripsikan pengayaan bahan ajar debat yang berkaitan dengan ujaran kebencian sebagai pembelajaran Bahasa Indonesia SMA/SMK kelas X Fase E. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa komentar warganet pada akun TikTok Julia Prastini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, simak catat, dokumentasi, telaah pustaka, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya tujuh karakteristik ujaran kebencian, yaitu penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong. Penghinaan ditandai penggunaan kata-kata yang merendahkan martabat seseorang. Pencemaran nama baik ditandai tuduhan yang dapat merusak reputasi. Penistaan ditandai penghinaan terhadap identitas atau kehormatan seseorang. Perbuatan tidak menyenangkan ditandai penggunaan bahasa yang menimbulkan ketidaknyamanan atau tekanan psikologis. Memprovokasi ditandai ujaran yang memancing kemarahan dan membentuk opini negatif. Menghasut ditandai ajakan untuk membenci atau melakukan tindakan negatif terhadap seseorang, sedangkan penyebaran berita bohong ditandai penyampaian informasi yang belum terbukti kebenarannya. Dari 70 data yang ditemukan, terdapat 17 data penghinaan, 10 pencemaran nama baik, 8 penistaan, 11 perbuatan tidak menyenangkan, 7 memprovokasi, 11 menghasut, dan 6 penyebaran berita bohong. Karakteristik ujaran kebencian yang paling dominan adalah bentuk penghinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian dalam kolom komentar TikTok Julia Prastini relevan sebagai alternatif pengayaan bahan ajar debat untuk melatih kemampuan menyampaikan gagasan dan argumentasi secara logis, kritis, dan santun.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

diksatrasia

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam ...