Mahasiswa tingkat akhir seringkali rentan mengalami stres akademik yang tinggi akibat tuntutan penyelesaian skripsi, sementara dukungan sosial diyakini dapat berfungsi sebagai faktor pelindung terhadap tekanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi negeri dan swasta di Jakarta. Menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan rancangan asosiatif kausal, penelitian ini melibatkan 150 mahasiswa berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel dukungan sosial diukur menggunakan modifikasi skala Multidimensional Scale of Perceived Social Support (26 item valid, α = 0,915), sedangkan stres akademik diukur menggunakan modifikasi skala Student-Life Stress Inventory (40 item valid, α = 0,952). Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif dan signifikan dari dukungan sosial terhadap stres akademik (B = -0,617; p = 0,000 < 0,05), dengan besar kontribusi sebesar 15,6%. Temun ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, semakin rendah tingkat stres akademik yang dirasakan mahasiswa. Kendati demikian, sebagian besar varian stres akademik dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil ini menegaskan pentingnya penguatan dukungan sosial, khususnya dari significant others, sebagai salah satu strategi pendukung dalam mengelola tekanan akademik selama penyusunan tugas akhir.
Copyrights © 2026