Masuknya Generasi Z ke dunia kerja kerap memunculkan kesenjangan antara ekspektasi lingkungan kerja yang fleksibel dengan realitas tuntutan efisiensi yang tinggi. Kondisi ini menuntut pengelolaan emosi yang baik guna mendorong kesediaan menampilkan perilaku kerja sukarela di luar peran formal atau Organizational Citizenship Behaviour (OCB). Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara emotional intelligence dengan OCB pada pekerja Generasi Z di Indonesia. Menggunakan desain kuantitatif korelasional melalui teknik purposive sampling, penelitian melibatkan 100 pekerja Generasi Z berusia 18–28 tahun dengan masa kerja minimal satu tahun. Instrumen ukur berupa skala psikologis dengan nilai reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,900 untuk emotional intelligence dan 0,794 untuk OCB. Uji hipotesis menggunakan korelasi Pearson Product Moment menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,730 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kedua variabel dengan kategori sedang secara keseluruhan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional pekerja Generasi Z, semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk terlibat dalam perilaku kerja ekstra peran demi mendukung efektivitas organisasi.
Copyrights © 2026