Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran IPA abad ke-21, namun pada kenyataannya kemampuan tersebut masih tergolong rendah karena pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang memanfaatkan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Solar System Scope terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Tata Surya, serta mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis pada tiap indikator setelah penerapan model tersebut. Penelitian dilaksanakan di UPT SMP Negeri 29 Medan pada tahun ajaran 2025/2026 dengan menggunakan metode quasi experiment dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 256 siswa kelas VII, sedangkan sampel penelitian terdiri atas dua kelas dengan total 64 siswa yang dipilih sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan melalui pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test yang menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Solar System Scope terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang dan tinggi. Indikator kemampuan berpikir kritis dengan pencapaian tertinggi pada kelas eksperimen adalah Strategy and Tactics sebesar 74%, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 58%. Dengan demikian, model PBL berbantuan aplikasi Solar System Scope efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Tata Surya.
Copyrights © 2026