Produksi ternak menghadapi berbagai tantangan nutrisi dan lingkungan, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah (LMIC), di mana akses terhadap pakan berkualitas sering terbatas. Salah satu hambatan utama dalam efisiensi pakan adalah keberadaan faktor anti-nutrisi (anti-nutritional factors/ANFs) seperti tanin, saponin, fitat, dan oksalat, yang dapat mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi, serta menurunkan performa ternak. Daun mimba (Azadirachta indica) merupakan sumber fitokimia alami yang memiliki potensi sebagai aditif pakan karena kandungan senyawa bioaktifnya, seperti azadirachtin, nimbin, dan flavonoid, yang memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan anti-inflamasi. Artikel tinjauan ini mengeksplorasi manfaat dan tantangan penggunaan daun mimba dalam pakan ruminansia dan non-ruminansia, termasuk mekanisme mitigasi ANFs, dampaknya terhadap kesehatan dan produktivitas hewan, serta pengaruh lingkungan seperti pengurangan emisi metana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan daun mimba yang tepat dapat menurunkan kandungan ANF secara signifikan, meningkatkan kecernaan, efisiensi pakan, dan kesehatan usus. Dengan pendekatan formulasi yang aman dan dosis yang sesuai, daun mimba berpotensi besar dalam mendukung sistem peternakan yang efisien, sehat, dan berkelanjutan
Copyrights © 2025