Untuk memahami lebih lanjut pengaruh pengungkapan ESG dan risiko sistematis terhadap biaya modal perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2024, penelitian ini menganalisis data dari kurun waktu tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan keberlanjutan, dan laporan tahunan. Dengan periode pengamatan selama lima tahun dan dua belas perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, total sampel penelitian ini mencakup enam puluh observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel melalui perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan secara statistik antara risiko sistematis dan biaya modal, berbeda dengan pengungkapan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang tidak menunjukkan dampak signifikan. Berdasarkan uji simultan, risiko sistematis serta pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola secara keseluruhan berdampak signifikan terhadap biaya modal”. Meskipun data ESG tidak memengaruhi biaya modal perusahaan sektor energi secara signifikan selama periode penelitian, hasil ini mengindikasikan adanya keterkaitan antara risiko sistematis dan tingkat pengembalian yang diharapkan oleh investor.
Copyrights © 2026