Anemia pada remaja dapat menimbulkan kelelahan, menurunkan konsentrasi, menghambat aktivitas fisik, serta berdampak terhadap prestasi belajar sehingga diperlukan edukasi pencegahan sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai anemia dan pencegahannya melalui pemenuhan zat besi. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 65 Jakarta Utara pada 30 siswa kelas VIII melalui penyuluhan kesehatan interaktif. Pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, pre-test, penyampaian materi menggunakan PowerPoint dan leaflet, diskusi dan tanya jawab, serta post-test. Instrumen evaluasi terdiri atas 10 pertanyaan benar atau salah, kemudian hasil dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata jawaban benar dari 87,68% pada pre-test menjadi 92,90% pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme melalui keterlibatan aktif selama diskusi dan tanya jawab. Edukasi meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyebab, gejala, sumber zat besi, dan pencegahan anemia. Dengan demikian, penyuluhan interaktif dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang diterapkan secara berkelanjutan di sekolah untuk mendukung pencegahan anemia pada remaja.
Copyrights © 2026