Klaim lingkungan perusahaan dapat gagal ketika konsumen meragukan autentisitasnya. Penelitian ini menguji pengaruh terpaan komunikasi Environmental, Social, and Governance, persepsi autentisitas, dan kepedulian lingkungan terhadap sikap konsumen pada program pengurangan kantong plastik Lawson Indonesia. Survei kuantitatif terhadap 229 konsumen Jabodetabek dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis partial least squares dengan lima ribu subsampel bootstrap. Terpaan komunikasi, persepsi autentisitas, dan kepedulian lingkungan berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien jalur 0,330, 0,344, dan 0,360. Ketiga prediktor menjelaskan 80,0 persen variasi sikap konsumen. Komunikasi keberlanjutan ritel yang efektif memerlukan pesan yang terlihat, bukti yang kredibel, dan kesesuaian dengan nilai lingkungan konsumen.
Copyrights © 2026