Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi guru, dan komitmen organisasi terhadap kinerja guru pada sekolah dasar negeri di Kecamatan Benda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, serta menerapkan analisis jalur (path analysis) untuk memetakan hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian terdiri atas 215 guru sekolah dasar negeri, dengan jumlah sampel sebanyak 140 guru yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas secara ketat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam hipotesis yang diajukan diterima secara signifikan (r-value < 0.05). Secara berurutan, koefisien jalur untuk setiap hipotesis menunjukkan bahwa: kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja guru (r = 0.277), motivasi guru berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja guru (r = 0.349), komitmen organisasi berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja guru (r = 0.287), kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif secara langsung terhadap komitmen organisasi (r = 0.422), motivasi guru berpengaruh positif secara langsung terhadap komitmen organisasi (r = 0.431), dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif secara langsung terhadap motivasi guru (r = 0.705). Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru memberikan kontribusi langsung yang paling dominan terhadap kinerja, sedangkan kepemimpinan transformasional menjadi faktor yang paling kuat dalam membangun motivasi tersebut. Implikasi manajerial penelitian ini menegaskan bahwa kinerja guru yang optimal tidak dapat dicapai secara terpisah, tetapi memerlukan sinergi yang holistik antara kepemimpinan transformasional yang inspiratif, dorongan motivasi yang kuat, dan peningkatan komitmen organisasi.
Copyrights © 2026