Pertumbuhan pesat industri konsultasi pendidikan berbasis digital di Indonesia memperketat persaingan antar lembaga penyedia jasa bimbingan masuk perguruan tinggi, sehingga menuntut setiap pelaku usaha merancang strategi pemasaran yang adaptif dan terintegrasi. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh PT. Ilmu Inspirasi Indonesia, lembaga konsultasi pendidikan di Kota Medan, dalam memperluas pangsa pasarnya di tengah dinamika industri edutech Indonesia pascalonjakan masa pandemi dan tutupnya sejumlah platform besar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap manajer operasional, staf pemasaran, dan lima orang pelanggan, didukung observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan perusahaan menerapkan Integrated Marketing Communication (IMC) berupa periklanan, sponsorship, hubungan masyarakat, promosi penjualan, penjualan personal, dan word of mouth, dipadukan dengan bauran pemasaran 4P (produk, harga, tempat, promosi). Matriks SWOT menempatkan perusahaan pada kuadran strategi agresif, didukung nilai jual yang unik, namun masih terkendala ketergantungan pada satu saluran promosi. Penelitian ini merekomendasikan diversifikasi media promosi dan penguatan sumber daya manusia pada divisi pemasaran untuk menopang perluasan pasar.
Copyrights © 2026