Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Pengendaliannya dipengaruhi oleh kerasionalan terapi dan kepatuhan pasien dalam penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kerasionalan dan kepatuhan terapi antihipertensi terhadap risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan menggunakan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 46 pasien hipertensi peserta BPJS dan dipilih secara purposive sampling. Kerasionalan terapi dinilai dari rekam medis berdasarkan tepat pasien, tepat obat, tepat indikasi, dan tepat dosis. Kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8, sedangkan risiko kardiovaskular dihitung dengan kalkulator risiko Atherosclerotic Cardiovascular Disease. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil menunjukkan 30 responden (65,2%) memperoleh terapi rasional, 22 responden (47,8%) memiliki kepatuhan sedang, dan 15 responden (32,6%) berada pada risiko kardiovaskular rendah. Terdapat pengaruh signifikan antara kerasionalan terapi antihipertensi terhadap risiko kardiovaskular (p=0,036), sedangkan kepatuhan terapi tidak terdapat pengaruh signifikan antara kepatuhan terapi antihipertensi dengan risiko kardiovaskular (p=0,796). Hasil ini menunjukkan bahwa pengendalian risiko kardiovaskular pada pasien hipertensi memerlukan penggunaan obat yang rasional dan kepatuhan pasien.
Copyrights © 2026