Peningkatan produktivitas kambing Kacang masih terkendala oleh kualitas pakan, sehingga diperlukan pemanfaatan sumber pakan lokal yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanpa mengganggu status fisiologis ternak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode pengolahan dan level pemberian kecap daun Tarum (Indigofera sp.) terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi bahan kering, efisiensi pakan, dan status faalii kambing Kacang betina. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan dua faktor, yaitu metode pengolahan (enzimatis dan fermentasi) dan level pemberian (0%, 10%, 15%, dan 20%), dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan metode pengolahan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan, sedangkan level pemberian berpengaruh sangat nyata (P<0,01). Level 20% menghasilkan pertambahan bobot badan tertinggi sebesar 42,62 g/ekor/hari. Konsumsi bahan kering dipengaruhi metode pengolahan (P<0,01), sedangkan efisiensi pakan dipengaruhi level pemberian (P<0,01). Status faali tetap dalam kisaran normal. Disimpulkan bahwa kecap daun Tarum hingga level 20% dapat meningkatkan pertumbuhan tanpa mengganggu status faali kambing Kacang betina.
Copyrights © 2026