Sapi Donggala merupakan rumpun sapi potong lokal yang memiliki nilai strategis dalam pengembangan peternakan di Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan skor kondisi tubuh (SKT) dan karakteristik morfometrik induk sapi Donggala di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, serta mengidentifikasi ukuran tubuh yang berpengaruh terhadap bobot badan. Penelitian menggunakan 50 ekor induk sapi Donggala betina berumur lebih dari dua tahun yang dipilih melalui purposive sampling dan accidental sampling. Variabel yang diamati meliputi SKT skala 1–5, bobot badan, dan ukuran morfometrik berupa tinggi pundak, panjang badan, tinggi pinggul, lebar pinggul, lingkar dada, lebar dada, dan dalam dada. Data dianalisis secara deskriptif, One-Way ANOVA, uji BNT, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar induk berada pada SKT 2 (48%), diikuti SKT 1 (30%) dan SKT 3 (22%). Peningkatan SKT diikuti peningkatan bobot badan dan sebagian besar ukuran morfometrik. Model regresi memiliki R² sebesar 0,90, sedangkan lingkar dada merupakan prediktor signifikan dengan kontribusi relatif terbesar (48,44%; B=1,59; P<0,01). Disimpulkan bahwa sebagian besar induk berada pada kondisi kurus dan lingkar dada dapat digunakan sebagai ukuran praktis untuk menduga bobot badan, disertai perbaikan manajemen pakan.
Copyrights © 2026