Sektor peternakan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya daging sapi, sehingga peningkatan populasi dan produktivitas sapi potong menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui penerapan teknologi reproduksi seperti inseminasi buatan (IB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi dengan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi potong di Desa Kanco, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengambilan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada peternak yang telah melakukan IB. Jumlah responden sebanyak 61 orang yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi dengan tingkat keberhasilan IB, yang ditunjukkan oleh nilai korelasi rxy = 0,761 dan nilai signifikansi ρ = 0,000 (ρ <0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan peternak dalam mengenali tanda-tanda birahi, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan IB. Temuan ini mendukung pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui pelatihan atau penyuluhan dalam rangka meningkatkan produktivitas peternakan sapi melalui program inseminasi buatan.
Copyrights © 2026