JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA
Vol 4 No 6 (2026): Desember

KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA GEMPA BUMI SESAR MERAPI MERBABU DI DESA BANYUBIRU KECAMATAN BANYUBIRU KABUPATEN SEMARANG

Novia Maghfiroh (Universitas Negeri Semarang)
Andi Irwan Benardi (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi karena berada pada wilayah tektonik aktif, yaitu zona pertemuan Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Kondisi geografis tersebut menyebabkan Indonesia sering mengalami bencana alam, khususnya gempa bumi. Salah satu wilayah yang memiliki potensi ancaman gempa bumi adalah Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, karena berada di sekitar jalur Sesar Merapi-Merbabu. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi aspek penting untuk mengurangi risiko korban jiwa, kerusakan fisik, serta kerugian sosial akibat bencana gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman gempa bumi Sesar Merapi-Merbabu di Desa Banyubiru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga di Desa Banyubiru yang berjumlah 2.806 kepala keluarga. Sampel penelitian terdiri atas 280 kepala keluarga yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling, yaitu dengan mengambil 10% responden dari setiap Rukun Warga secara acak. Variabel penelitian meliputi pengetahuan dan sikap masyarakat, kebijakan dan panduan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, mobilisasi sumber daya, dan kesiapsiagaan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tes, dan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan teknik skoring skala Likert dan deskriptif persentase, kemudian dikategorikan berdasarkan klasifikasi kesiapsiagaan bencana menurut LIPI-UNESCO/ISDR 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks kesiapsiagaan masyarakat Desa Banyubiru sebesar 78 dan termasuk kategori “Kurang Siap”. Kondisi tersebut terutama disebabkan oleh pelatihan dan simulasi bencana yang belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesiapsiagaan perlu dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan simulasi bencana secara merata dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jipm

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Medicine & Pharmacology

Description

JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin Ilmu diantaranya yaitu: Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, ...