Kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan sosial yang inklusif dan mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan anak. Keterbatasan ekonomi dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesiapan anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, khususnya dalam pemenuhan perlengkapan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Laiss pada tanggal 22 Juli 2025 dengan tujuan membantu meringankan beban anak yatim melalui pemberian santunan berupa perlengkapan sekolah sekaligus memberikan dukungan moral untuk meningkatkan motivasi belajar. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan terencana dengan melibatkan pemerintah desa sebagai mitra kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, penggalangan dan pengumpulan bantuan, pendataan penerima manfaat, penyiapan perlengkapan, serta distribusi santunan kepada anak yatim. Bantuan yang diberikan berupa tas, buku tulis, pensil, pulpen, tipe-x, dan penghapus. Sebanyak delapan anak yatim menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari pemerintah desa, masyarakat, serta penerima bantuan. Pemberian perlengkapan sekolah membantu memenuhi kebutuhan belajar anak dan memberikan dukungan psikologis serta motivasi untuk mengikuti kegiatan pendidikan dengan lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pelaksana pengabdian dapat menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak yatim. Keberlanjutan program melalui dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas jumlah penerima manfaat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kesejahteraan serta pendidikan anak yatim di Desa Laiss.
Copyrights © 2025