BCPR Research: Business Communication and Public Relations Journal
Vol. 1 No. 1 (2025): Business Communication and Public Relations Journal (July 2025)

Tubuh Perempuan dalam Eksklusi dari Hak Milik Tanah dalam Program PHBM Perum Perhutani Kabupaten Bandung-Jawabat: Fenomenologi Ketubuhan dan Perlawanan

Aulia Asmarani (Universitas Wanita Internasional, Bandung, Indonesia)
Dadan Saputra (Universitas Wanita Internasional, Bandung, Indonesia)
Thalita Syifa Fatimah (Universitas Pendidikan Indonesia)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengalaman tubuh perempuan petani dalam konteks konflik agraria di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kritis. Tanah dalam masyarakat agraris Indonesia bukan hanya aset ekonomi, melainkan ruang eksistensial yang memuat memori kolektif, spiritualitas, dan identitas. Namun, sistem hukum agraria modern yang bercorak patriarkal cenderung mereduksi tanah menjadi objek kepemilikan formal yang dilekatkan pada laki-laki sebagai kepala keluarga. Data lapangan menunjukkan bahwa meskipun perempuan terlibat penuh dalam pengelolaan lahan, mereka jarang tercatat dalam dokumen legal, absen dalam forum desa, serta menghadapi intimidasi aparat. Hasil penelitian mengungkap tiga lapisan eksklusi yang dialami tubuh perempuan, yaitu eksklusi legal-administratif, eksklusi sosial-budaya, dan eksklusi represif. Eksklusi ini menimbulkan luka material dan simbolik yang terejawantah dalam kerja berat, sakit fisik, dan absennya rekognisi formal. Namun, tubuh perempuan juga tampil sebagai arena resistensi melalui aksi fisik menghadapi aparat, aspirasi kolektif membentuk kelompok perempuan tani, serta kesadaran kritis bahwa eksklusi adalah konstruksi sosial yang harus ditentang. Dengan mengintegrasikan fenomenologi ketubuhan, ekofeminisme, kajian agraria kritis, teori relasi sosial konstitutif gender, dan konsep kuasa simbolik, penelitian ini menunjukkan bahwa tubuh perempuan adalah arsip hidup ketidakadilan sekaligus sumber lahirnya transformasi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pengakuan perempuan sebagai subjek agraria sah tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan syarat epistemologis, politis, dan etis bagi terciptanya reforma agraria yang adil gender, setara, dan berkelanjutan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

BCPR

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

BCPR Research: Business Communication and Public Relations Journal is a peer-reviewed academic journal that publishes high quality, current research in the field of Business, Communication, and Public Relations. The journal covers topics such as Political communication, development communication, ...