Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengkaji daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal melalui Toko Milik Rakyat (ToMiRa) di Kabupaten Kulon Progo berdasarkan perspektif Porter’s Diamond Model. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Narrative Literature Review melalui sintesis berbagai artikel ilmiah, dokumen kebijakan, laporan penelitian, dan sumber akademik yang relevan. Analisis difokuskan pada empat determinan utama, yaitu kondisi faktor produksi, kondisi permintaan, industri pendukung dan terkait, serta strategi, struktur, dan persaingan usaha. Hasil kajian menunjukkan bahwa ToMiRa berkontribusi dalam meningkatkan daya saing produk UMKM lokal melalui perluasan akses pasar, peningkatan permintaan terhadap produk daerah, penguatan jejaring kelembagaan, serta peningkatan kualitas dan diferensiasi produk. Kondisi permintaan yang didukung oleh Gerakan Bela Beli Kulon Progo dan dukungan kelembagaan pemerintah daerah menjadi faktor yang paling dominan dalam membangun keunggulan kompetitif produk lokal. Meskipun demikian, keterbatasan inovasi, kapasitas produksi, dan perluasan pasar masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ToMiRa merupakan instrumen strategis dalam memperkuat daya saing UMKM lokal, namun keberlanjutan keunggulan kompetitif memerlukan penguatan kapasitas usaha, inovasi produk, dan sinergi antarpemangku kepentingan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026