Pembicaraan tentang logika dan iman bukan merupakan hal yang baru untuk dibicarakan, namun hal ini tidak jarang menjadi konflik di tengah umat kristiani di masa kini. Logika merupakan filsafat, ilmu dan sekaligus seni dalam berfikir yang benar. Sedangkan tindakan iman merupakan kerelaan seseorang untuk mengorbankan diri dalam imannya. Manusia diciptakan berdasarkan keserupaan dengan Allah, juga tentang kemampuan berpikir yang menjadi salah satu bagiaan dari keserupaan tersebut, maka tindakan pemaksimalan akal budi atau logika yang telah diberikan kepada kita merupakan salah satu cara kita untuk memuliakan Allah. Sayangnya kehidupan nyata dan perkembangan jaman perlahan membawa manusia kepada pemahamannya sendiri yang berdasarkan logika. Seiring kemajuan teknologi seakan memberi arus perubahan dari fundamen yang berlandaskan kebenaran dalam Alkitab menuju kepada independensi manusiawi yang mengandalkan logika. Logika berperan dalam pengambilan keputusan saat harus bertindak, termasuk saat seseorang mengambil keputusan tindakan iman. Tujuan penelitian ini ialah untuk meninjau peran logika dalam tindakan iman dan relevansinya dalam kehidupan kekristenan. Peneliti menggunakan metode penelitian kombinasi yang merupakan perpaduan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif.
Copyrights © 2025