New Hope
Vol 2 No 1 (2026): New Hope: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

GEREJA SEBAGAI TUBUH KRISTUS MENURUT 1 KORINTUS 12

Elizabeth Ina Yumawati (Unknown)
Kezia Vanessy Soebijantono (Unknown)
Nathanail Sitepu (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini membahas konsep gereja sebagai tubuh Kristus dalam 1 Korintus 12 dengan menitikberatkan pada makna kesatuan di tengah keberagaman jemaat. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana Rasul Paulus memahami relasi antara keberagaman karunia rohani dan kesatuan gereja dalam konteks jemaat Korintus yang mengalami perpecahan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan makna teologis metafora tubuh Kristus serta relevansinya bagi kehidupan gereja masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksegesis biblika terhadap teks 1 Korintus 12. Analisis dilakukan melalui kajian konteks historis jemaat Korintus, penelaahan struktur teks, serta studi terhadap istilah-istilah penting dalam bahasa Yunani yang berkaitan dengan konsep tubuh dan kesatuan. Penelitian ini juga didukung oleh studi kepustakaan dari berbagai sumber teologi Paulus dan ekklesiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paulus menggunakan metafora tubuh untuk menegaskan bahwa gereja merupakan satu kesatuan yang terdiri dari berbagai anggota dengan fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Keberagaman karunia rohani dipahami sebagai anugerah Allah yang diberikan untuk membangun jemaat, bukan sebagai alasan perpecahan. Selain itu, Kristus dipahami sebagai kepala gereja yang menjadi pusat kehidupan dan arah pelayanan jemaat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep gereja sebagai tubuh Kristus menekankan pentingnya kesatuan, ketergantungan antaranggota, serta kepemimpinan Kristus dalam kehidupan gereja. Pemahaman ini relevan bagi gereja masa kini dalam membangun solidaritas, kerja sama, dan kesaksian iman di tengah keberagaman.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

newhope

Publisher

Subject

Description

Bertujuan : menjadi media penyampaian hasil penelitian dalam bidang teologi dan disiplin ilmu lainnya, mengembangkan berbagai kelimuan dalam konteks Indonesia dan Asia, dengan latar belakang aneka ragam adat, budaya, dan perkembangan isu-isu kehidupan berbangsa, memberikan kontribusi yang berarti ...