Fenomena quiet quitting pada Generasi Z di Indonesia menjadi isu penting dalam kajian manajemen sumber daya manusia karena berkaitan dengan penurunan keterikatan karyawan dalam organisasi. Perubahan karakter Generasi Z yang lebih menekankan keseimbangan hidup, fleksibilitas kerja, dan makna pekerjaan berkontribusi terhadap meningkatnya perilaku disengagement. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab quiet quitting, menganalisis tantangan manajemen sumber daya manusia, serta merumuskan strategi peningkatan employee engagement. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA melalui database Google Scholar, Scopus, Garuda, dan SINTA pada periode 2022–2026. Sebanyak 29 artikel terpilih dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa quiet quitting dipengaruhi oleh burnout, stres kerja, rendahnya engagement, serta ketidakseimbangan kehidupan kerja. Tantangan utama manajemen SDM meliputi perubahan ekspektasi Generasi Z, rendahnya retensi karyawan, budaya kerja konvensional, dan kesenjangan komunikasi organisasi. Strategi peningkatan employee engagement mencakup kepemimpinan transformasional, fleksibilitas kerja, sistem penghargaan, pengembangan karier, dan psychological safety.
Copyrights © 2026