KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Vol. 21 No. 2 (2013): ISLAM, BUDAYA DAN BAHASA

ASPEK RELEVANSI DALAM TERJEMAHAN TINDAK-TUTUR KINÂYAH AL-QUR’AN

Mohamad Zaka Al-Farisi (Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Indonesia Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154)



Article Info

Publish Date
23 Feb 2015

Abstract

Teori relevansi memandang penerjemahan sebagai ekspresi dan rekognisi dari intensi penulis teks sumber. Penelitian ini bermaksud mengungkap aspek relevansi dalam terjemahan Al-Qur’an. Untuk itu dipilih 13 tindak-tutur kinâyah tentang jima’ beserta terjemahannya, yakni terjemahan Depag RI dan terjemahan alternatif. Selanjutnya 30 mahasiswa dimintai tanggapannya tentang aspek relevansi kedua terjemahan tersebut. Hasilnya, terjemahan Depag RI kurang menghadirkan aspek relevansi terhadap maksud tuturan. Halini terjadi, selain karena bahasa Indonesia tidak memiliki konsep kinâyah, juga lantaran penggunaan diksi yang berpotensi menimbulkan ketaksaan. Sementara itu, terjemahan alternatif menggunakan diksi yang jelas dan tedas sehingga tidak memerlukan processing effort yang besar untuk sampai pada maksud tuturan.Copyright (c) 2016 by KARSA. All right reservedDOI: 10.19105/karsa.v21i2.515

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

karsa

Publisher

Subject

Description

KARSA Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman has reflected the Universitas Islam Negeri Maduras strong commitment to publishing the best of multidisciplinary research, arts and humanities, social studies, cultural studies, including decision studies, gender studies, theoretical or empirically grounded, ...