Transformator distribusi merupakan salah satu komponen penting dalam menyalurkan tenag alistrik ke pelanggan. Masalah yag sering muncul pada traformator distribusi adalah terjadinya ketidaseimbangan beban akibat perbedaan pembebanan pada setiap fasa pada trafo yang mengakibatkan terjadinya arus pada fasa netral serta menurunnya efisiensi pada trafo tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan evaluasi kinerja pada traformator distribusi dengan melakukan analisis terhadap pembebanan pada trafo serta persentase ketidakseimbangan pembebanan antar fasa pada sisi sekunder trafo. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diketahui bahwa tranformator pada penyulang wagom memiliki kinerja yang baik. Hal ini dapat dilihat dari Health Indeks pembebaban pada trafo FFK 112 sebesar 36,38% pada siang hari dan pada malam hari sebesar 60,4%. sedangkan Health Index pembebanan pada trafo FFK 025 jalur 1 sebesar 19% pada siang hari dan pada malam hari sebesar 31,63%. sementara untuk jalur 2 sebesar 23,46% untuk siang hari dan 38,89% pada malan hari. Sementara itu persentase ketidakseimbangan beban pada trafo FFK 112 sebesar 3,32% pada siang hari dan pada malam hari sebesar 4,5%. Untuk persentase ketidakseimbangan beban pada trafo FFK 025 jalur 1 sebesar 4,5% pada siang hari dan pada malam hari sebesar 5,1%. sementara pada jalur 2 persentase ketidakseimbangan beban sebesar 18,3% pada siang hari dan pada malam hari sebesar 12%.
Copyrights © 2026