Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governance, investment opportunity set, dan konservatisme akuntansi terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Kualitas laba menjadi salah satu aspek penting dalam menilai kemampuan perusahaan menghasilkan informasi laba yang dapat mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan secara andal. Penerapan good corporate governance, keberadaan peluang investasi, serta kebijakan konservatisme akuntansi dipandang dapat memengaruhi kualitas informasi laba yang disajikan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data penelitian bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan good corporate governance, investment opportunity set, dan konservatisme akuntansi berpengaruh terhadap kualitas laba. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memiliki kemampuan dalam menjelaskan perubahan kualitas laba perusahaan, sehingga hipotesis pertama diterima. Secara parsial, good corporate governance tidak berpengaruh terhadap kualitas laba. Investment opportunity set juga tidak berpengaruh terhadap kualitas laba. Sementara itu, konservatisme akuntansi berpengaruh terhadap kualitas laba. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan kebijakan akuntansi yang konservatif memiliki peran dalam menentukan kualitas laba yang dihasilkan perusahaan, sedangkan good corporate governance dan investment opportunity set belum menunjukkan pengaruh secara individual terhadap kualitas laba pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals selama periode 2020–2024.
Copyrights © 2026