Agroteknika
Vol 9 No 3 (2026): TERBITAN AKAN DATANG

Respon Respons Fase Pembungaan Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Terhadap Variasi Lama Paparan Medan Magnet

Novita Alfitriyanti (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung)
Ika Listiana (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung)
Dwijowati Asih Saputri (Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung)



Article Info

Publish Date
06 Sep 2026

Abstract

Sektor pertanian memegang peran penting dalam menjaga ketahanan pangan, dengan kedelai sebagai salah satu komoditas utama sumber protein nabati. Namun, produksi kedelai nasional hingga saat ini masih tergolong rendah sehingga belum dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri. Peningkatan produktivitas tanaman kedelai dapat diupayakan melalui teknologi biofisik berupa induksi medan magnet Extremely Low Frequency (ELF) yang diketahui mampu memengaruhi mekanisme fisiologis dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi durasi paparan medan magnet ELF 0,3 mT terhadap fase pembungaan tanaman kedelai varietas Dega-1. Metode penelitian yang diaplikasikan merupakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan lama paparan medan magnet berintensitas 0,3 mT, yaitu kontrol atau M0 (0 menit), M1 (10 menit), M2 (20 menit), dan M3 (30 menit) dengan masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi waktu awal berbunga, jumlah bunga, serta jumlah bunga yang berkembang menjadi polong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan medan magnet tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap parameter yang diamati, namun cenderung meningkatkan beberapa aspek reproduktif tanaman. Perlakuan M2 (20 menit) menghasilkan rata-rata jumlah bunga tertinggi sebesar 114,87 bunga per tanaman dan persentase pembentukan polong sebesar 44,93%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa paparan medan magnet berpengaruh terhadap beberapa komponen respons fase pembungaan tanaman kedelai, namun efeknya dipengaruhi oleh lamanya durasi paparan serta parameter yang diamati.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agtk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Energy Engineering Mechanical Engineering

Description

Agroteknika adalah jurnal nasional untuk publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Agroteknika sebagai kajian ilmiah hasil penelitian pada bidang teknologi pertanian dengan ruang lingkup: mekanisasi pertanian, teknologi pangan, irigasi, teknologi budidaya tanaman ...