Masalah anemia di kalangan remaja putri Indonesia hingga kini masih menjadi perhatian kesehatan publik yangsignifikan. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, lebih dari separuh (51,4%) remaja putritercatat belum meminum Tablet Fe. Walaupun program distribusi Tablet Fe sudah diterapkan di tingkat nasional,tingkat kedisiplinan remaja putri dalam meminum tablet Fe sesuai anjuran masih terbilang sangat rendah.Minimnya pengetahuan serta keterbatasan media edukasi kesehatan yang interaktif bagi remaja menjadi salahsatu faktor utama yang melatarbelakangi rendahnya tingkat kepatuhan tersebut. Berdasarkan studi pendahuluandi SMAN 1 Kedung Waringin, ditemukan bahwa angka ketidakpatuhan masyarakat atau siswa mencapai 90%.Kondisi ini mengindikasikan perlunya intervensi promosi kesehatan yang lebih inovatif, salah satunya melaluipemanfaatan media video edukasi. Penelitian ini dirancang untuk menguji sejauh mana efektivitas penggunaanmedia video edukasi dalam meningkatkan kepatuhan remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026saat mengonsumsi Tablet Fe. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test andpost-test group. Subjek penelitian ini mencakup remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin, dengan evaluasitingkat kepatuhan yang diukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian intervensi berupa videoedukasi. Berdasarkan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, media video edukasi terbuktiefektif secara signifikan (; ) dalam meningkatkan kedisiplinan konsumsi Tablet Fe. Hasil menegaskan adanyaperbedaan bermakna pada tingkat kepatuhan siswi antara sebelum dan setelah pemutaran video. Dengandemikian, media video edukasi sangat direkomendasikan untuk dimanfaatkan oleh pihak sekolah dan tenagakesehatan dalam mengoptimalkan program promosi kesehatan remaja.
Copyrights © 2026