Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN WUS TENTANG KANKER PAYUDARA MELALUI TEKNIK SADARI Tiara Sari; Yohana Suhariyati Desthyahanita; Herlina Aditya; Merry Afriyani Yuningsih; Yulianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6823

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan, namun dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Rendahnya pengetahuan dan praktik SADARI pada wanita usia subur (WUS) menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pemberdayaan ini. Program bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui edukasi teknik SADARI. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Melati 2, Kampung Kali Jeruk, Desa Kali Jaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi dengan sasaran wanita usia subur. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kelompok, diskusi interaktif, demonstrasi menggunakan phantom payudara, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengertian kanker payudara, faktor risiko, tanda dan gejala, manfaat deteksi dini, waktu yang tepat, serta langkah-langkah melakukan SADARI. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan teknik SADARI dengan benar dan menunjukkan komitmen untuk melakukan pemeriksaan secara rutin setiap bulan. Program ini juga meningkatkan partisipasi aktif peserta selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, pemberdayaan melalui pendidikan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS terhadap deteksi dini kanker payudara sehingga diharapkan mampu menurunkan keterlambatan diagnosis dan meningkatkan kualitas kesehatan perempuan di masyarakat.
Pengaruh Media Video Edukasi Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Remaja Putri Yohana Suhariyati Desthyahanita; Ika Kania Fatdo Wardani; Ida Widaningsih; Neneng Julianti
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1434

Abstract

Masalah anemia di kalangan remaja putri Indonesia hingga kini masih menjadi perhatian kesehatan publik yangsignifikan. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, lebih dari separuh (51,4%) remaja putritercatat belum meminum Tablet Fe. Walaupun program distribusi Tablet Fe sudah diterapkan di tingkat nasional,tingkat kedisiplinan remaja putri dalam meminum tablet Fe sesuai anjuran masih terbilang sangat rendah.Minimnya pengetahuan serta keterbatasan media edukasi kesehatan yang interaktif bagi remaja menjadi salahsatu faktor utama yang melatarbelakangi rendahnya tingkat kepatuhan tersebut. Berdasarkan studi pendahuluandi SMAN 1 Kedung Waringin, ditemukan bahwa angka ketidakpatuhan masyarakat atau siswa mencapai 90%.Kondisi ini mengindikasikan perlunya intervensi promosi kesehatan yang lebih inovatif, salah satunya melaluipemanfaatan media video edukasi. Penelitian ini dirancang untuk menguji sejauh mana efektivitas penggunaanmedia video edukasi dalam meningkatkan kepatuhan remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin Tahun 2026saat mengonsumsi Tablet Fe. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test andpost-test group. Subjek penelitian ini mencakup remaja putri di SMAN 1 Kedung Waringin, dengan evaluasitingkat kepatuhan yang diukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemberian intervensi berupa videoedukasi. Berdasarkan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test, media video edukasi terbuktiefektif secara signifikan (; ) dalam meningkatkan kedisiplinan konsumsi Tablet Fe. Hasil menegaskan adanyaperbedaan bermakna pada tingkat kepatuhan siswi antara sebelum dan setelah pemutaran video. Dengandemikian, media video edukasi sangat direkomendasikan untuk dimanfaatkan oleh pihak sekolah dan tenagakesehatan dalam mengoptimalkan program promosi kesehatan remaja.