Servis panjang merupakan teknik dasar penting dalam permainan bulutangkis yang menuntut akurasi dan kekuatan pukulan. Salah satu faktor fisik yang memengaruhi keberhasilan servis panjang adalah power lengan, karena berperan dalam menghasilkan pukulan yang kuat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kekuatan otot lengan dalam optimalisasi akurasi dan jarak servis panjang bulutangkis. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 10 Kendari yang berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria siswa laki-laki yang mampu melakukan servis panjang, sehingga jumlah sampel adalah 37 orang. Instrumen penelitian meliputi tes pull-up sebagai indikator kekuatan ototlengan dan tes kemampuan servis panjang untuk menilai akurasi dan jarak hasil pukulan. Berdasarkan hasil uji korelasi, diperoleh nilai koefisien hubungan antara kekuatan otot lengan dan performa servis panjang sebesar r = 0,42, termasuk korelasi sedang, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (r² = 0,18) mengindikasikan bahwa kekuatan otot lengan memberikan kontribusi sebesar 18,4% terhadap akurasi dan jarak servis panjang, sedangkan 81,6% sisanya dipengaruhi faktor lain seperti teknik pukulan, koordinasi gerak, kekuatan pergelangan tangan, timing, dan pengalaman bermain. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan lengan berperan signifikan dalam mengoptimalkan akurasi dan jarak servis panjang bulutangkis, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan performa servis secara keseluruhan.
Copyrights © 2025