Perubahan Peraturan Pertandingan Pencak Silat Tahun 2025 merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola pertandingan untuk meningkatkan objektivitas penilaian, keselamatan atlet, dan kesesuaian dengan standar kompetisi internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi atlet, pelatih, wasit/juri, dan praktisi terhadap implementasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 349 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi atlet, pelatih, wasit/juri, dan praktisi pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan persepsi positif terhadap perubahan regulasi, khususnya pada penyederhanaan teknik pertandingan, peningkatan objektivitas sistem penilaian melalui pemanfaatan Video Assistant Referee (VAR), pembentukan komisi pengawasan aparat pertandingan, penghapusan teknik berisiko tinggi, serta standarisasi sarana dan prasarana pertandingan. Namun demikian, beberapa ketentuan, seperti aturan teknik jatuhan, kemenangan akibat cedera lawan, dan penggunaan alat pelindung tambahan masih menimbulkan perbedaan persepsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Peraturan Pertandingan Pencak Silat Tahun 2025 memperoleh penerimaan yang baik dari para pelaku pencak silat. Meskipun demikian, diperlukan sosialisasi, evaluasi, dan penyempurnaan regulasi secara berkelanjutan agar implementasinya lebih konsisten, meningkatkan kualitas tata kelola kompetisi, serta mendukung pencak silat menuju olahraga berstandar internasional.
Copyrights © 2026