Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026

Pengaruh Pemberian Jus Pepaya (Carica Papaya) Terhadap Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Kenagarian Tabek Panjang Tahun 2025

Anisa Permata Bunda (Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi)
Dewi Kurniawati (Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi)
Aulia Putri (Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2026

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, stroke, gagal ginjal, serta kematian dini. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis melalui konsumsi buah-buahan yang kaya kalium, seperti pepaya (Carica papaya), diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan kalium, vitamin C, antioksidan, serta enzim papain pada buah pepaya berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, meningkatkan ekskresi natrium, dan memperbaiki elastisitas pembuluh darah sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus pepaya (Carica papaya) terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kenagarian Tabek Panjang Kabupaten Agam Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (16 responden) dan kelompok kontrol (16 responden). Kelompok intervensi diberikan jus pepaya sebanyak 100 gram setiap pagi sebelum sarapan selama lima hari berturut-turut, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan perawatan rutin. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test, Wilcoxon Signed Rank Test, dan Mann–Whitney U Test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Rata-rata tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi menurun dari 143,38 mmHg menjadi 137,69 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik menurun dari 90,63 mmHg menjadi 85,81 mmHg. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna pemberian jus pepaya terhadap penurunan tekanan darah (p=0,000). Pada kelompok kontrol tidak ditemukan penurunan yang bermakna (p>0,05). Hasil uji Mann–Whitney U Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,002). Pemberian jus pepaya (Carica papaya) berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jus pepaya dapat dijadikan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jicn

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu ...