Tingkat kesulitan dalam gim Tower Defense (TD) secara umum didesain secara statis dimana pemain memilih tingkat kesulitan yang mereka inginkan dan itu tidak akan berubah setelah gim mulai. Kekurangan dari pendekatan ini ialah ada peluang dimana kemampuan pemain tidak cocok dengan tingkat kesulitan gim, menyebabkan kesenjangan performa diantara pemain. Penelitian ini mengusulkan implementasi Dynamic Difficulty Adjustment (DDA) menggunakan Fibonacci Level Adjustment (FLA) untuk mengetahui apakah pendekatan skenario dinamis dapat memberikan performa lebih merata diantara pemain dibandingkan pendeketan skenario statis. Dalam penelitian ini, peneliti memilih sisa nyawa pemain sebagai metrik data dan penentu performa pemain. Skenario yang memiliki nilai gap lebih rendah dari skenario lain ialah skenario yang memberikan performa lebih merata. Nilai gap diperoleh dengan mendapatkan nilai perbedaan metrik data dari performa terbaik dan terburuk pemain, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa skenario dinamis menghasilkan performa lebih seimbang dibandingkan skenario statis. Skenario dinamis menghasilkan nilai rata-rata performa sebesar 12,85 sedangkan skenario dinamis menghasilkan nilai rata-rata performa sebesar 18,96.
Copyrights © 2026