Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang religius, bermoral, dan bertanggung jawab sosial. Masalah yang muncul adalah masih terbatasnya pemahaman tentang mekanisme efektif pembentukan karakter melalui PAI, terutama di era milenial dan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam membentuk karakter mahasiswa, strategi yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap berbagai penelitian terdahulu terkait PAI dan pendidikan karakter mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakter mahasiswa dapat dibentuk melalui keteladanan dosen, pembiasaan ibadah dan perilaku moral, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, serta kegiatan kemahasiswaan berbasis agama. Penggunaan teknologi digital, diskusi online, tugas berbasis proyek, dan media sosial menjadi strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dan relevansi PAI di era digital. Lingkungan kampus dan kultur keagamaan turut memperkuat pembentukan karakter religius, meski efektivitasnya dipengaruhi oleh kompetensi dosen, fasilitas, dan keterlibatan mahasiswa. Kesimpulannya, PAI mampu membentuk karakter mahasiswa secara holistik jika diimplementasikan secara terencana, kontekstual, dan didukung oleh strategi kreatif serta lingkungan kampus yang kondusif.
Copyrights © 2026