cover
Contact Name
IWAN USMA WARDANI
Contact Email
iwanusmawardani7@gmail.com
Phone
+6285238790460
Journal Mail Official
pionirjurnalpgsd@gmail.com
Editorial Address
SEKARANYAR RT 21 KELURAHAN SEKARTEJA
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PIONIR: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Published by PT ALGA INSAN MADANI
ISSN : -     EISSN : 31244874     DOI : https://doi.org/10.68026/pionir
Core Subject :
Fokus dan Ruang Lingkup PIONIR: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar berfokus pada publikasi artikel ilmiah hasil penelitian dan kajian konseptual yang berkaitan dengan pendidikan dasar dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Jurnal ini menitikberatkan pada pengembangan teori, kebijakan, dan praktik pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan di sekolah dasar. Ruang lingkup PIONIR meliputi, namun tidak terbatas pada topik-topik berikut: Pengembangan kurikulum dan implementasi pembelajaran di sekolah dasar Inovasi model, strategi, metode, dan media pembelajaran Literasi, numerasi, dan pembelajaran tematik integratif Asesmen, evaluasi, dan penilaian pembelajaran di pendidikan dasar Pendidikan karakter dan penguatan Profil Pelajar Pancasila Pengembangan profesionalisme, kompetensi, dan kinerja guru sekolah dasar Kajian interdisipliner antar mata pelajaran (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan PPKn) Pendidikan inklusif, pendidikan khusus, dan psikologi perkembangan anak usia sekolah dasar PIONIR menerima kontribusi dari akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi pendidikan yang berkomitmen untuk memperkaya khasanah keilmuan serta meningkatkan kualitas praktik pendidikan dasar melalui pendekatan yang ilmiah, inovatif, dan aplikatif.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Strategi Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Literasi Digital pada Siswa Sekolah Dasar Dhea Adela; Marsya Putria sari
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2025): Desember
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran literasi digital di Sekolah Dasar sebagai upaya menghadapi tantangan di era teknologi. Literasi digital, meliputi kemampuan mencari, menganalisis, dan memanfaatkan informasi secara kritis dalam lingkungan digital, merupakan keterampilan penting yang wajib dimiliki oleh generasi muda di usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi strategi pembelajaran digital yang efektif dalam meningkatkan literasi digital pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang mengumpulkan dan mengevaluasi penelitian-penelitian yang relevan terkait dengan topik tertentu. Metode ini dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur, sehingga mengurangi subjektivitas dalam penelitian, hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi pembelajaran digital, seperti pembelajaran berbasis proyeki, pelatihan literasi media, dan integrasi multimedia interaktif, memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan digital siswa. Strategi-strategi ini tidak hanya membantu siswa mengembangkan kemampuan teknis dalam menggunakan perangkat digital tetapi juga memperkuat keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif.
Pengembangan Komik Berbasis Kearifan Lokal Pada Materi Makna Sila-sila Pancasila di Masyarakat Putu Hery Adi Sukratama; I Komang Wahyu Wiguna; I Ketut Ngurah Ardiawan
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2025): Desember
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun serta menganalisis validitas dan kepraktisan komik berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, dan implementasi. Subjek penelitian mencakup 2 ahli instrumen, 9 ahli produk, serta 4 guru dan 33 siswa kelas IV di SD Gugus I Kecamatan Buleleng. Penelitian ini menghasilkan produk berupa komik berbasis kearifan lokal untuk materi makna sila-sila Pancasila di masyarakat yang terdiri atas cover, tim penyusun, capaian pembelajaran dan tujuan pembelajaran, cakupan materi, petunjuk penggunaan, cerita komik, dan cover penutup. Komik berbasis kearifan lokal memiliki validitas sangat tinggi, dengan skor 0,94 dari ahli materi, 0,88 dari ahli desain pembelajaran dan 0,87 dari ahli bahasa. Pada tahap uji kepraktisan, guru memberikan penilaian sebesar 97,5% dan siswa 96%, dengan predikat sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa komik berbasis kearifan lokal sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Pengarus Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V di SD Negeri 2 Ijobalit Yulia Sopiana
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2025): Desember
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sosial emosional pada mata pelajaran matematika kelas V di SD Negeri 2 Ijobalit. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian Pre-Eksperimental Design  dengan bentuk desain penelilitian One Group Pretest-Posttest design. Penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Ijobalit. Sample dalam penelitian ini adalah siswa kelas V berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrument angket untuk mengukur emosional siswa. Uji prasyarat yang digunakan untuk mengetahui normalitas data adalah uji shapiro wilk dengan taraf signifikansi α=0,05.             Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk diperoleh bahwa data telah terdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian angket pretest emosional  siswa diperoleh skor rata-rata sebesar 47,33 dan skor rata-rata posttest sebesar 61,67. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji paired sample t test (Uji t) dengan bantuan SPSS 27.0 diperoleh hasil yaitu uji hipotesis angket emosional siswa diperoleh hasil yaitu thitung ˃ ttabel yakni -7,492 ˃ 2,045 atau nilai signifikansi 0,001 ˂ 0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model pembelajaran sosial emosional pada mata pelajaran matematika kelas V di SD Negeri 2 Ijobalit.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran GEOGEBRA Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Mata Pelajaran Matematika MIS NW Darul Ikhwan Kembang Sari Nisfun Laeli
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2025): Desember
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh  penggunaan media pembelajaran GeoGebra terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran matemtaika di MIS NW Darul Ikhwan Kembang Sari Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling jenuh . Subyek penelitian ini adalah 15 siswa. Instrumen penelitian yang diberikan berupa tes pilihan ganda. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji liliefors untuk menguji normalitas data. Berdasarkan hasil uji normalitas diperoleh bahwa populasi berdistribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian terlihat nilai rata-rata pretest adalah 49,047 dan nilai rata-rata posttest 84,28. Dari hasil perhitungan uji hipotesis tes pilihan ganda yang menggunakan uji paired sample t-test diperoleh hasil nilai t hitung yaitu sebesar -5,362. Apabila t hitung dikonsultasikan pada t tabel dk= n-1 = 15 - 1 = 14 dengan taraf signifikan 5% adalah 2,163. Sehingga dapat disimpulkan dari hal tersebut bahwa thitung lebih besar dari t tabel (-5,362> 2,163). Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat di terima yaitu “H₀” di tolak, dan “Hₐ” di terima, yang berarti adanya Pengaruh  penggunaan media pembelajaran GeoGebra terhadap kemampuan berfikir kritis siswa pada mata pelajaran matemtaika di MIS NW Darul Ikhwan Kembang Sari Tahun Ajaran 2024/2025.    
Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Maesan: Antara Kearifan Lokal dan Standar Nasional Misbahul Arifin
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2025): Desember
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri Maesan dengan fokus pada integrasi kearifan lokal dan pencapaian standar nasional pendidikan. Pertanyaan utama yang dijawab adalah bagaimana Kurikulum Merdeka dapat diadaptasikan sesuai konteks lokal tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal, melibatkan wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual yang mengakomodasi budaya, tradisi, dan potensi lokal tidak hanya meningkatkan relevansi pembelajaran, tetapi juga memperkuat identitas serta rasa memiliki siswa terhadap lingkungannya. Kearifan lokal terbukti berfungsi sebagai sumber daya strategis untuk memperkaya materi ajar, metode pengajaran, dan penilaian, sekaligus memastikan pencapaian kompetensi yang selaras dengan standar nasional. Secara akademik, penelitian ini menambahkan variabel kearifan lokal sebagai dimensi penting dalam kajian kebijakan pendidikan. Keterbatasan penelitian terletak pada ruang lingkup lokasi dan subjek, sehingga penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas, variasi demografis, dan metode campuran sangat direkomendasikan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya sekolah dan guru mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran, serta pentingnya dukungan kebijakan dari pemerintah untuk memfasilitasi adaptasi kurikulum yang kontekstual dan berkelanjutan.
Peran Teknologi Informasi Dalam Transformasi Managemen Perpustakaan : Analisis dari Perspektif Literatur Gilang Nur Habib; Choirun Nisa; Rahmad Fitriadi; Wan Iqbal Syayyid Muhammad; Alfian Edofeyuda; Abdan Husnun Asyauqi
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2025): Desember
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan menghadapi tantangan besar dalam mengelola sumber daya dan layanan mereka di era digital ini. Teknologi informasi telah menjadi kunci dalam memfasilitasi transformasi ini, memungkinkan perpustakaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan aksesibilitas koleksi, dan meningkatkan layanan kepada pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran Teknologi Informasi dalam transformasi manajemen perpustakaan dari perspektif literatur. Studi ini mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait untuk mengeksplorasi berbagai aspek peran teknologi informasi dalam transformasi manajemen perpustakaan. Analisis ini mencakup penerapan sistem manajemen perpustakaan berbasis teknologi, penggunaan internet dan basis data elektronik untuk mengelola dan menyediakan akses ke koleksi, serta integrasi teknologi untuk meningkatkan layanan seperti layanan rujukan online, akses jarak jauh, dan repositori digital.Hasil analisis ini menggambarkan bahwa teknologi informasi tidak hanya mengubah cara perpustakaan menyediakan layanan, tetapi juga mempengaruhi cara pengguna berinteraksi dengan informasi dan pengetahuan. Selain itu, tantangan seperti perlunya perlindungan data pribadi pengguna dan keamanan informasi dalam konteks penggunaan teknologi juga dibahas. Kesimpulannya, perpustakaan modern diharapkan untuk terus mengintegrasikan teknologi informasi dalam strategi manajemen mereka guna memenuhi tuntutan pengguna yang semakin kompleks dan dinamis. Studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana penerapan teknologi informasi dapat mendukung transformasi perpustakaan menuju lingkungan yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan informasi masyarakat saat ini.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Lingkungan (Eco-Learning) dalam Membangun Kesadaran Lingkungan dan Kompetensi Siswa di MI Misbahul Huda Situbondo Syafira Nundri ANTARI; PUTU EKA SUARMIKA
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2026): Juni ( In Presh)
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran berbasis lingkungan (eco-learning) dalam membangun kesadaran lingkungan dan kompetensi siswa di MI Misbahul Huda Situbondo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi eco-learning dilakukan melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan pembiasaan menjaga kebersihan sekolah. Model pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa yang ditunjukkan melalui perilaku menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan lingkungan sekolah. Selain itu, eco-learning juga mampu meningkatkan kompetensi siswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Siswa menjadi lebih aktif, kreatif, kritis, dan memiliki keterampilan praktis dalam menjaga lingkungan. Faktor pendukung implementasi eco-learning meliputi dukungan kepala madrasah, komitmen guru, lingkungan sekolah yang mendukung, dan partisipasi siswa. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana serta rendahnya kesadaran sebagian siswa dalam menjaga lingkungan secara konsisten. Dengan demikian, eco-learning efektif diterapkan sebagai model pembelajaran di madrasah ibtidaiyah dalam membangun karakter peduli lingkungan dan meningkatkan kompetensi siswa.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius Mahasiswa Syafira Nundri Antari; Mory Victor Febrianto
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2026): Juni ( In Presh)
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang religius, bermoral, dan bertanggung jawab sosial. Masalah yang muncul adalah masih terbatasnya pemahaman tentang mekanisme efektif pembentukan karakter melalui PAI, terutama di era milenial dan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam membentuk karakter mahasiswa, strategi yang digunakan, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap berbagai penelitian terdahulu terkait PAI dan pendidikan karakter mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakter mahasiswa dapat dibentuk melalui keteladanan dosen, pembiasaan ibadah dan perilaku moral, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, serta kegiatan kemahasiswaan berbasis agama. Penggunaan teknologi digital, diskusi online, tugas berbasis proyek, dan media sosial menjadi strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dan relevansi PAI di era digital. Lingkungan kampus dan kultur keagamaan turut memperkuat pembentukan karakter religius, meski efektivitasnya dipengaruhi oleh kompetensi dosen, fasilitas, dan keterlibatan mahasiswa. Kesimpulannya, PAI mampu membentuk karakter mahasiswa secara holistik jika diimplementasikan secara terencana, kontekstual, dan didukung oleh strategi kreatif serta lingkungan kampus yang kondusif.
Relaxed Journalistic Method And Its Effect On Numeracy Literacy In Fraction Topics : A Quasi Experimental Study At Min 13 Pidie Jaya Muhibuddin Muhibuddin; Khairunnisak Khairunnisak
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2026): Juni ( In Presh)
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' limited grasp of fraction concepts represents a persistent obstacle in elementary mathematics instruction across Indonesia. Drawing on Vygotsky's social constructivism and the 'writing-to-learn' paradigm, this study investigates whether a structured pedagogical strategy termed the Relaxed Journalistic Method (RJM) can produce meaningful gains in numeracy literacy among fifth-grade learners. RJM channels four sequential activities field observation (reportase), analytical inquiry (investigasi), reflective writing (narasi), and peer editorial discussion (konferensi redaksi) to help students document, interrogate, and articulate fraction concepts in a low-anxiety journalistic register. A quasi-experimental pre-test/post-test control-group design was adopted at MIN 13 Pidie Jaya, Aceh Province, during the odd semester of the 2024/2025 academic year. Fifty-two Grade V students were assigned by intact class to either an experimental group (n = 26, RJM instruction) or a control group (n = 26, conventional lecture-and-drill). Outcome data were collected using a 25-item context-based numeracy literacy test (r₁₁ = 0.87), a structured classroom observation checklist, and a 20 item Likert-scale student response questionnaire. Results revealed that experimental-group participants achieved a mean post-test score of 82.3 (SD = 7.6), compared with 68.7 (SD = 8.2) for the control group. The normalised gain index (N Gain) for the experimental group (g = 0.61) was classified as moderate, substantially exceeding the control group's low-category gain (g = 0.31). An independent samples t test confirmed a statistically significant between-group difference (t = 7.843, p < 0.001). Additionally, 88.5 percent of RJM participants rated the approach in the 'Very Good' category. These findings indicate that integrating journalistic writing conventions into fraction instruction fosters deeper conceptual engagement and stronger numeracy performance, offering practitioners a readily implementable alternative to transmissive pedagogies.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENCEGAH PENYEBARAN HOAKS DI MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA: KAJIAN LITERATUR BERBASIS PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Tasya Shakira Darusman
PIONIR : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2026): Juni ( In Presh)
Publisher : PT ALGA INSAN MADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68026/pionir.v2i1.89

Abstract

Penelitian ini membahas peran literasi digital dalam mencegah penyebaran hoaks di media sosial, khususnya pada kalangan mahasiswa, melalui tinjauan perspektif Pendidikan Kewarganergaran. Literasi digital didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, serta mengelola informasi digital yang diterima oleh pengguna secara kritis serta etis. Media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok yang memfasilitasi penyebaran informasi yang cepat, tetapi juga rentan  terhadap penyebaran berita palsu yang dapat menyebabkan kesalahpahaman, adanya konflik sosial, serta pengaruh negatif terhadap pengambilan keputusan masyarakat. Penguatan literasi digital melalui Pendidikan Kewarganegaraan diperlukan guna membentuk sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menerima dan menyikapi informasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital dalam mencegah penyebaran hoaks di media sosial pada mahasiswa, juga meninjau dari sudut pandang Pendidikan Kewarganegaraan. Metode yang digunakan yakni kajian literatur dengan mengunduh artikel yang tersedia pada Google Scholar serta Semantic Scholar dalam rentang tahun 2021-2025 atau lima tahun terakhir. Selanjutnya artikel dianalisis dan dikategorikan berdasarkan tema yang relevan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan mahasiswa dalam mencegah penyebaran hoaks, yang mencakup kemampuan verifikasi  informasi, evaluasi konten, serta penyaringan berita sebelum dibagikan. Selain itu, Pendidikan Kewarganegaran memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi digital mahasiswa melalui integrasi nilai etika digital, berpikir kritis, serta tanggung jawab sebagai warga negara digital.

Page 1 of 2 | Total Record : 11