Waste cream pada proses produksi cokelat menyebabkan kehilangan bahan baku dan meningkatkan penggunaan plastik polyethylene (PE) pada proses rework. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab waste cream serta mengevaluasi dampaknya terhadap penggunaan plastik PE menggunakan pendekatan Lean Manufacturing. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif melalui studi kasus di PT AZX Divisi Coklat. Analisis meliputi pemetaan proses menggunakan Supplier-Input-Process-Output-Customer (SIPOC), Diagram Pareto, Fishbone Diagram, analisis dampak biaya penggunaan plastik PE, serta penyusunan usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total waste cream selama FebruariāJuli 2025 mencapai 123.420 kg. Pemborosan terbesar berasal dari cream yang jatuh ke lantai (40,31%), kebocoran pompa (37,43%), dan sisa cream pada conveyor (22,26%). Pemborosan tersebut meningkatkan penggunaan plastik PE menjadi 12.442 lembar dengan biaya Rp8.483.000. Usulan perbaikan diharapkan mampu mengurangi waste cream, mengoptimalkan penggunaan plastik PE, dan meningkatkan efisiensi proses produksi.
Copyrights © 2026