Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam konsep potensi diri manusia dalam perspektif pendidikan Islam. Dalam pandangan Islam, potensi diri dipahami sebagai fitrah, yaitu kapasitas dasar yang dianugerahkan Allah SWT kepada setiap individu sejak lahir. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah ketidakseimbangan dalam pengembangan potensi intelektual, fisik, dan spiritual yang kerap terjadi dalam sistem pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber literatur, baik karya-karya klasik maupun kontemporer yang relevan dengan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi diri manusia bersifat integral dan holistik, yang mencakup dimensi aqliyah (intelektual), jasadiyah (fisik), dan ruhaniyah (spiritual). Pendidikan Islam memiliki peran strategis sebagai fasilitator melalui proses tarbiyah dan ta’dib dalam mengaktualisasikan potensi tersebut agar berkembang menjadi kompetensi nyata. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Islam tidak hanya diukur dari pencapaian intelektual semata, tetapi dari kemampuan individu dalam mencapai derajat insan kamil, yaitu pribadi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak.
Copyrights © 2026