Hipertensi merupakan penyakit silent killer yang ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥ 130 mmHg atau diastolik ≥ 80 mmHg. Hipertensi yang tidak terkontrol akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Kesadaran seseorang untuk berobat hipertensi secara teratur di Indonesia masih sangat rendah. Berdasarkan data sekunder dari UPT Puskesmas Sambit Kab. Ponorogo, hipertensi menjadi salah satu penyakit peringkat atas. Sebuah inovasi program diperlukan untuk meningkatkan keteraturan pengobatan hipertensi. Untuk itu dilakukan pengumpulan dan pengolahan data. Masalah diidentifikasi berdasarkan data primer dan data sekunder, kemudian prioritas masalah ditetapkan menggunakan menggunakan metode USG, dan dianalisis menggunakan diagram fishbone. Setelah akar permasalah ditemukan, selanjutnya mencari alternatif pemecahan masalah, dan menetapkan prioritas pemecahan masalah sehingga ditemukan program SAKTI “Sambit Aktif Terapi Hipertensi” untuk meningkatkan keteraturan berobat di wilayah UPT Puskesmas Sambit.
Copyrights © 2022