tetapi juga mendukung efisiensi biaya, keamanan konstruksi, dan keberlanjutan struktur dalam jangka panjang. Pengambilan sampel tanah menggunakan hand boring pada 3 titik di lapangan serta pengujian laboratorium. Pengujian kadar air, analisa saringan, hidrometer, berat jenis (Gs), batas-batas atterberg berupa pengujian batas cair dan batas plastis. pengujian laboratorium didapatkan hasil kadar air tertinggi pada STA 0+800 yaitu 36,19% (disturb), 47,28% (undisturbed). Berat jenis (Gs) tertinggi pada STA 0+000 yaitu (2,75). Pada pengujian Batas cair (LL) didapatkan hasil tertinggi pada STA 0+400 yaitu (74,73%). Pada pengujian Batas plastis Plastic Limit (PL) didapatkan hasil tertinggi pada STA 0+000 yaitu (48,17%). Hasil penelitian didapatkan jenis tanahnya pada 3 tittik sampel yang diambil di lapangan merupakan tanah lanau dan lempung dengan nilai tanah dasar sedang sampai buruk. Berdasarkan klasifikasi tanah berdasarkan sistem AASHTO bahwa tanah tersebut tergolong kedalam kelompok A-5 dan A-7-5, Berdasarkan sistem USCS 3 sampel tanah adalah 1 adalah SM (Silty Sand) dan 2 sampel tanah tergolong tanah SC (Clayey Sand).
Copyrights © 2026