Penelitian ini mengkaji tantangan-tantangan kritis yang dihadapi dalam manajemen metadata di tengah ekspansi ekosistem informasi digital yang berlangsung secara masif dan multidimensional. Permasalahan mendasar yang melatarbelakangi kajian ini adalah meningkatnya kompleksitas pengelolaan metadata akibat heterogenitas sumber data, dinamika standar yang terus berubah, serta kebutuhan interoperabilitas lintas sistem dan domain. Tujuan penelitian adalah memetakan, menganalisis, dan mensintesis tantangan utama manajemen metadata berdasarkan perspektif teoritis dan empiris yang tersebar dalam literatur ilmiah kontemporer. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif melalui studi literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah yang relevan, mencakup jurnal, prosiding konferensi, serta buku referensi dalam bidang ilmu informasi, ilmu komputer, dan manajemen data. Hasil kajian mengidentifikasi empat klaster tantangan utama, yaitu: (1) persoalan integrasi dan interoperabilitas metadata lintas sistem; (2) problem kualitas, konsistensi, dan kelengkapan data deskriptif; (3) keterbatasan infrastruktur dalam penerapan prinsip FAIR (Findable, Accessible, Interoperable, Reusable); serta (4) kesenjangan dalam preservasi provenance dan paradata pada sistem informasi jangka panjang. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola metadata memerlukan pendekatan terpadu yang memadukan standar teknis, kebijakan organisasional, serta kompetensi sumber daya manusia secara sinergis dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026