Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong transformasi mendasar dalam cara organisasi mengelola dan memanfaatkan data, khususnya dalam konteks era ekonomi data di mana data tidak lagi diposisikan sekadar sebagai pendukung aktivitas operasional, melainkan sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif. Dalam kondisi tersebut, organisasi dihadapkan pada tuntutan untuk tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi (compliance), tetapi juga mampu mengelola data secara efektif, efisien, dan bernilai tambah. Data Governance hadir sebagai kerangka kerja yang komprehensif dalam mengatur pengelolaan data secara terstruktur dan terintegrasi, mencakup aspek kualitas data, keamanan informasi, aksesibilitas, integritas, serta pemanfaatan data yang bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penerapan Data Governance yang adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi data yang semakin kompleks dan dinamis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait manajemen data dan transformasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Data Governance yang adaptif mampu meningkatkan kualitas dan konsistensi data, memperkuat sistem keamanan informasi, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara lebih akurat, cepat, dan berkelanjutan. Selain itu, pendekatan ini juga berkontribusi dalam meminimalkan risiko penyalahgunaan data, meningkatkan transparansi, serta membangun kepercayaan terhadap pengelolaan data dalam organisasi. Dengan demikian, Data Governance tidak lagi hanya berfungsi sebagai mekanisme pengendalian, tetapi juga sebagai enabler strategis dalam menciptakan nilai bisnis, mendorong inovasi, serta memperkuat daya saing organisasi, sehingga pendekatan yang melampaui sekadar kepatuhan (beyond compliance) menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi data di masa kini dan masa depan.