Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Atas di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Gaya mengajar guru merupakan salah satu faktor determinan yang secara langsung berpengaruh terhadap proses dan hasil belajar siswa. Fenomena rendahnya motivasi belajar siswa di sekolah menengah atas masih menjadi permasalahan yang relevan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA di Pasir Pengaraian tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 320 orang, dengan sampel sebanyak 175 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar guru berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,487 yang berarti gaya mengajar guru mampu menjelaskan 48,7% variasi motivasi belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Uji hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 12,847 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Gaya mengajar demokratis terbukti paling dominan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan gaya mengajar otoriter dan laissez-faire. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya mengajar guru dengan motivasi belajar siswa, yang mengimplikasikan pentingnya pengembangan kompetensi pedagogik guru secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026