Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan

Dinamika Pendidikan pada Masa Kerajaan-Kerajaan Klasik di Jawa (Kerajaan Demak, Pajang, Mataram, Cirebon, dan Banten)

Masna (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone)
Indah Chairunnisa (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone)
Idrus L (Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone)



Article Info

Publish Date
29 May 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika pendidikan Islam selama masa kerajaan-kerajaan klasik di Jawa, seperti Demak, Pajang, Mataram, Cirebon, dan Banten. Studi ini dimotivasi oleh perubahan sosial dan ekonomi yang berkontribusi pada restrukturisasi lembaga pendidikan Islam, khususnya selama transisi dari sistem pesantren tradisional ke bentuk pembelajaran yang lebih terorganisir di dalam istana, masjid-masjid besar, dan lembaga-lembaga keagamaan di bawah naungan kerajaan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kerajaan-kerajaan Islam di Jawa berperan dalam proses pembaharuan pendidikan Islam. Fokusnya meliputi upaya untuk mengintegrasikan pengetahuan agama dan pengetahuan umum, pengembangan kurikulum, dan respons terhadap tantangan modernisasi, perkembangan teknologi, dan globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui tinjauan pustaka, dengan memanfaatkan berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkini. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk merangkum dan menghubungkan temuan dari berbagai perspektif teoretis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kerajaan-kerajaan Jawa memainkan peran penting sebagai fasilitator dalam pengembangan pendidikan Islam. Pertama, kerajaan-kerajaan tersebut berperan sebagai pusat penyebaran Islam melalui lembaga keluarga kerajaan, jaringan pesantren (sekolah berasrama Islam) yang berafiliasi, dan masjid. Kedua, kerajaan-kerajaan tersebut berkontribusi pada rekonstruksi pengetahuan Islam dengan menggabungkan tradisi keilmuan klasik dengan pendekatan yang lebih modern melalui pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan aspek Islam dan ilmiah. Ketiga, dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi, kerajaan-kerajaan (dalam konteks gagasan yang diteliti) menunjukkan upaya adaptif, seperti memperkuat integrasi pengetahuan agama dan sains, memanfaatkan teknologi dalam pendidikan, dan menyesuaikan kebijakan pendidikan agar selaras dengan kebijakan nasional. Lebih lanjut, terdapat perbedaan penekanan di berbagai sumber yang dianalisis. Beberapa menyoroti peran aktif kyai (ulama Islam) atau wali sebagai tokoh kunci dalam proses rekonstruksi keilmuan, sementara yang lain menekankan pengaruh kekuasaan kerajaan dalam menentukan arah reformasi pendidikan. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan Islam di Indonesia saat ini, khususnya dalam upaya menjaga keseimbangan antara tradisi lokal, identitas keagamaan, dan tuntutan kompetensi abad ke-21.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Dinamis

Publisher

Subject

Description

Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan (E-ISSN: 3124-8926) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner, yang didedikasikan sebagai wadah akademik untuk publikasi penelitian, kajian konseptual, serta gagasan inovatif ...