Pembelajaran matematika di kelas rendah sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya pemahaman konsep siswa akibat dominasi metode pembelajaran yang bersifat abstrak dan kurangnya penggunaan media konkret. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa kelas I SDN 2 Palembang yang menunjukkan keterlibatan dan pemahaman konsep bangun datar yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan origami sebagai media pembelajaran konkret dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 29 siswa kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar berupa posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa mencapai 93,62 dengan kategori sangat baik, yang terdiri dari 11 siswa memperoleh nilai 100, 6 siswa memperoleh nilai 95, 5 siswa memperoleh nilai 90, dan 7 siswa memperoleh nilai 85. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, antusiasme, serta respons positif selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami efektif dalam membantu siswa memahami konsep bangun datar secara konkret dan menyenangkan. Dengan demikian, origami dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa kelas awal.
Copyrights © 2026