Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran PJOK berbasis ethnosport terhadap keterampilan gerak fundamental dan karakter sosial siswa sekolah dasar melalui permainan tradisional Aceh dan Jawa. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan kemampuan motorik siswa, seperti kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan kontrol gerak. Permainan tradisional Jawa lebih dominan dalam mengembangkan kerja sama dan interaksi sosial, sedangkan permainan tradisional Aceh lebih berpengaruh terhadap keseimbangan, konsentrasi, dan pengendalian motorik individu. Integrasi kedua permainan tradisional tersebut menjadikan pembelajaran PJOK lebih aktif, menyenangkan, serta mendukung pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, pembelajaran PJOK berbasis ethnosport dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026