Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan masalah kontekstual pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Literasi matematis didefinisikan berdasarkan kerangka PISA (OECD, 2023) yang mencakup tiga proses utama: merumuskan (formulate), menerapkan (employ), dan menafsirkan (interpret). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 9 siswa yang dipilih secara purposif dari MTs Sirajul Ulum Pontianak. Data dikumpulkan melalui tes berbasis masalah kontekstual dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan 22,22% siswa berada pada tingkat kemampuan tinggi, 44,44% pada tingkat sedang, dan 33,33% pada tingkat rendah. Siswa berkemampuan tinggi mampu melaksanakan ketiga proses literasi dengan baik. Siswa berkemampuan sedang menunjukkan ketidakkonsistenan pada tahap menggunakan. Siswa berkemampuan rendah mengalami kesulitan terbesar pada tahap menafsirkan, yakni ketidakmampuan menghubungkan hasil matematis ke konteks permasalahan awal. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran berbasis masalah yang lebih kontekstual untuk mengembangkan literasi matematis siswa secara holistik.
Copyrights © 2026