Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM-P) di SDN 8 Pakue, termasuk pemanfaatannya dalam pembelajaran, hambatan yang dihadapi, serta upaya mengatasinya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap operator sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIM-P telah diterapkan dengan baik melalui penggunaan aplikasi Dapodik untuk administrasi, serta pemanfaatan internet, WhatsApp Group, dan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk mendukung efisiensi operasional dan mutu pembelajaran interaktif. Meskipun demikian, optimalisasi sistem masih terhambat oleh ketidakstabilan jaringan internet, keterbatasan perangkat komputer, serta keragaman literasi digital guru dan akses siswa di rumah. Langkah antisipasi yang dilakukan sekolah meliputi optimalisasi fasilitas yang ada, peningkatan kompetensi guru melalui bimbingan sejawat, dan penguatan komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital di sekolah dasar sangat bergantung pada kesinambungan antara pemenuhan infrastruktur teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Copyrights © 2026